Konon, ada seekor kera yang sangat suka makan buah ceri.
Pada suatu hari ia melihat ceri yang menerbitkan liur. Iapun
turun dari pohon untuk memetiknya. Tetapi ternyata buah itu
berada dalam sebuah botol gelas yang sangat bening. Setelah
beberapa kali dicoba, kera itu mengetahui bahwa ia bisa
memasukkan tangannya, ia mengepalkannya untuk memegang buah
ceri itu. Namun, kemudian disadarinya bahwa tangannya yang
terkepal itu tidak bisa ditariknya ke luar karena ternyata
lebih besar dari leher botol.
Itu semua memang disengaja; buah ceri tersebut dipasang oleh
seorang pemburu kera yang mengetahui cara berpikir kera.
Si Pemburu mendengar rengekan kera, datang mendekat dan
kerapun berusaha melarikan diri. Tetapi karena, menurut
pikiran kera, tangannya lekat ke botol iapun tidak bisa lari
kencang.
Namun, begitu pikirnya, ia masih menggenggam buah ceri itu.
Si Pemburupun menangkapnya. Sesaat kemudian siku kera itupun
dipukulnya sehingga genggamannya mengendor.
Kera itu bebas dari botol, tetapi ia tertangkap. Si Pemburu
telah mempergunakan ceri dan botol. dan kini kedua benda
itupun masih menjadi miliknya.
Versi ini diceritakan oleh Khwaja Ali Ramitani, yang
meninggal tahun 1306.
Showing posts with label BINATANG. Show all posts
Showing posts with label BINATANG. Show all posts
Wednesday, September 19, 2007
Thursday, September 6, 2007
Sapi Monyet & Manusia
Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi.
Beliau berkata kepada sang sapi "Hari ini kuciptakan kau! Sebagai
sapi engkau harus pergi ke padang rumput. Kau harus bekerja di bawah
terik matahari sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun."
Sang Sapi keberatan "Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun.
Kiranya 20 tahun cukuplah buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30 tahun"
Maka setujulah Tuhan.
Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet. "Hai monyet, hiburlah
manusia. Aku berikan kau umur 20 tahun!" Sang monyet menjawab
"What? Menghibur mereka dan membuat mereka tertawa?
10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10 tahun padamu"
Maka setujulah Tuhan.
Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing. "Apa yang harus kau lakukan
adalah menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap orang mendekat kau harus
menggongongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu selama 20 tahun!" Sang
anjing menolak : "Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun ? No
way.! Kukembalikan 10 tahun padamu".
Maka setujulah Tuhan.
Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia. Sabda Tuhan: "Tugasmu
adalah makan, tidur, dan bersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau akan
menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur sepanjang 25 tahun!"
Sang manusia keberatan, katanya "Menikmati kehidupan selama 20 tahun?
Itu terlalu pendek Tuhan. Let's make a deal. Karena sapi
mengembalikan 30 tahun usianya, lalu anjing mengembalikan 10 tahun,
dan monyet mengembalikan 10 tahun usianya padamu, berikanlah semuanya
itu padaku. Semua itu akan menambah masa hidupku menjadi 75 tahun.
Setuju ?"
Maka setujulah Tuhan.
AKIBATNYA..............................
Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai manusia dijalankan (kita
makan, tidur dan bersenang-senang)
30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan layaknya seekor sapi (kita
harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita.)
10 tahun kemudian kita menghibur dan membuat cucu kita tertawa dengan
berperan sebagai monyet yang menghibur.
Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah, duduk didepan pintu,
dan menggonggong kepada orang yang lewat.
Beliau berkata kepada sang sapi "Hari ini kuciptakan kau! Sebagai
sapi engkau harus pergi ke padang rumput. Kau harus bekerja di bawah
terik matahari sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun."
Sang Sapi keberatan "Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun.
Kiranya 20 tahun cukuplah buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30 tahun"
Maka setujulah Tuhan.
Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet. "Hai monyet, hiburlah
manusia. Aku berikan kau umur 20 tahun!" Sang monyet menjawab
"What? Menghibur mereka dan membuat mereka tertawa?
10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10 tahun padamu"
Maka setujulah Tuhan.
Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing. "Apa yang harus kau lakukan
adalah menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap orang mendekat kau harus
menggongongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu selama 20 tahun!" Sang
anjing menolak : "Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun ? No
way.! Kukembalikan 10 tahun padamu".
Maka setujulah Tuhan.
Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia. Sabda Tuhan: "Tugasmu
adalah makan, tidur, dan bersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau akan
menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur sepanjang 25 tahun!"
Sang manusia keberatan, katanya "Menikmati kehidupan selama 20 tahun?
Itu terlalu pendek Tuhan. Let's make a deal. Karena sapi
mengembalikan 30 tahun usianya, lalu anjing mengembalikan 10 tahun,
dan monyet mengembalikan 10 tahun usianya padamu, berikanlah semuanya
itu padaku. Semua itu akan menambah masa hidupku menjadi 75 tahun.
Setuju ?"
Maka setujulah Tuhan.
AKIBATNYA..............................
Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai manusia dijalankan (kita
makan, tidur dan bersenang-senang)
30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan layaknya seekor sapi (kita
harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita.)
10 tahun kemudian kita menghibur dan membuat cucu kita tertawa dengan
berperan sebagai monyet yang menghibur.
Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah, duduk didepan pintu,
dan menggonggong kepada orang yang lewat.
Teladan Harimau
Ikutlah Teladan Harimau
Seorang yang sedang melewati hutan melihat seekor serigala yang sudah
lumpuh keempat kakinya. Ia ingin tahu bagaimana serigala itu dapat
hidup terus. Lalu ia melihat seekor harimau datang dengan membawa
kijang hasil buruannya. Harimau itu makan sepuasnya dan meninggalkan
sisa bagi serigala.
Hari berikutnya Tuhan memberi makan serigala dengan perantaraan
harimau yang sama. Orang itu pun mulai mengagumi kebaikan Tuhan yang
begitu besar dan berkata dalam hati, "Aku juga akan menganggur di
rumah saja dengan kepercayaan penuh kepada Tuhan, karena Ia akan
mencukupi segala kebutuhanku."
Ia melaksanakan niatnya berhari-hari lamanya, tetapi tidak terjadi
apa-apa. Ketika orang yang malang itu sudah hampir mati, terdengarlah
Suara, "Hai engkau, orang yang sesat, bukalah matamu terhadap
Kebenaran! Ikutlah teladan harimau dan berhentilah meniru serigala
yang lumpuh!"
Seorang yang sedang melewati hutan melihat seekor serigala yang sudah
lumpuh keempat kakinya. Ia ingin tahu bagaimana serigala itu dapat
hidup terus. Lalu ia melihat seekor harimau datang dengan membawa
kijang hasil buruannya. Harimau itu makan sepuasnya dan meninggalkan
sisa bagi serigala.
Hari berikutnya Tuhan memberi makan serigala dengan perantaraan
harimau yang sama. Orang itu pun mulai mengagumi kebaikan Tuhan yang
begitu besar dan berkata dalam hati, "Aku juga akan menganggur di
rumah saja dengan kepercayaan penuh kepada Tuhan, karena Ia akan
mencukupi segala kebutuhanku."
Ia melaksanakan niatnya berhari-hari lamanya, tetapi tidak terjadi
apa-apa. Ketika orang yang malang itu sudah hampir mati, terdengarlah
Suara, "Hai engkau, orang yang sesat, bukalah matamu terhadap
Kebenaran! Ikutlah teladan harimau dan berhentilah meniru serigala
yang lumpuh!"
Wednesday, August 15, 2007
Anjing Kecil
Anjing Kecil
Seekor anak anjing yang kecil mungil sedang berjalan-jalan di ladang pemiliknya.
Ketika dia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu
memanggilnya. Kata kuda itu : "Kamu pasti masih baru di sini, cepat atau lambat
kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini mencintai saya lebih dari binatang
lainnya, sebab saya bisa mengangkut banyak barang untuknya, saya kira binatang
sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya", ujarnya dengan sinis.
Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, lalu dia mendengar seekor sapi
di kandang sebelah berkata : "Saya adalah binatang yang paling terhormat di sini
sebab nyonya di sini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak
berguna bagi keluarga di sini", dengan nada mencemooh.
Teriak seekor domba : "Hai sapi, kedudukanmu tidak lebih tinggi dari saya, saya
memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. Saya memberi kehangatan kepada
seluruh keluarga. Tapi omonganmu soal anjing kecil itu, kayanya kamu memang
benar. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya di sini."
Satu demi satu binatang di situ ikut serta dalam percakapan itu, sambil
menceritakan betapa tingginya kedudukan mereka di ladang itu. Ayam pun berkata
bagaimana dia telah memberikan telur, kucing bangga bagaimana dia telah
mengenyahkan tikus-tikus pengerat dari ladang itu. Semua binatang sepakat kalau
si anjing kecil itu adalah mahluk tak berguna dan tidak sanggup memberikan
kontribusi apapun kepada keluarga itu.
Terpukul oleh kecaman binatang-binatang lain, anjing kecil itu pergi ke tempat
sepi dan mulai menangis menyesali nasibnya, sedih rasanya sudah yatim piatu,
dianggap tak berguna, disingkirkan dari pergaulan lagi.....
Ada seekor anjing tua di situ mendengar tangisan tersebut, lalu menyimak keluh
kesah si anjing kecil itu. "Saya tidak dapat memberikan pelayanan kepada
keluarga disini, sayalah hewan yang paling tidak berguna disini."
Kata anjing tua itu : "Memang benar bahwa kamu terlalu kecil untuk menarik
pedati, kamu tidak bisa memberikan telur, susu ataupun bulu, tetapi bodoh sekali
jika kamu menangisi sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu harus menggunakan
kemampuan yang diberikan oleh Sang Pencipta untuk membawa kegembiraan."
Malam itu ketika pemilik ladang baru pulang dan tampak amat lelah karena
perjalanan jauh di panas terik matahari, anjing kecil itu lari menghampirinya,
menjilat kakinya dan melompat ke pelukannya. Sambil menjatuhkan diri ke tanah,
pemilik ladang dan anjing kecil itu berguling-guling di rumput disertai tawa
ria.
Akhirnya pemilik ladang itu memeluk dia erat-erat dan mengelus-elus kepalanya,
serta berkata : "Meskipun saya pulang dalam keadaan letih, tapi rasanya semua
jadi sirna, bila kau menyambutku semesra ini, kamu sungguh yang paling berharga
di antara semua binatang di ladang ini, kecil kecil kamu telah mengerti artinya
kasih........."
Jangan sedih karena kamu tidak dapat melakukan sesuatu seperti orang lain karena
memang tidak memiliki kemampuan untuk itu, tetapi apa yang kamu dapat lakukan,
lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya.....
Dan jangan sombong jika kamu merasa banyak melakukan beberapa hal pada orang
lain, karena orang yang tinggi hati akan direndahkan dan orang yang rendah hati
akan ditinggikan.
Seekor anak anjing yang kecil mungil sedang berjalan-jalan di ladang pemiliknya.
Ketika dia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu
memanggilnya. Kata kuda itu : "Kamu pasti masih baru di sini, cepat atau lambat
kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini mencintai saya lebih dari binatang
lainnya, sebab saya bisa mengangkut banyak barang untuknya, saya kira binatang
sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya", ujarnya dengan sinis.
Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, lalu dia mendengar seekor sapi
di kandang sebelah berkata : "Saya adalah binatang yang paling terhormat di sini
sebab nyonya di sini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak
berguna bagi keluarga di sini", dengan nada mencemooh.
Teriak seekor domba : "Hai sapi, kedudukanmu tidak lebih tinggi dari saya, saya
memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. Saya memberi kehangatan kepada
seluruh keluarga. Tapi omonganmu soal anjing kecil itu, kayanya kamu memang
benar. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya di sini."
Satu demi satu binatang di situ ikut serta dalam percakapan itu, sambil
menceritakan betapa tingginya kedudukan mereka di ladang itu. Ayam pun berkata
bagaimana dia telah memberikan telur, kucing bangga bagaimana dia telah
mengenyahkan tikus-tikus pengerat dari ladang itu. Semua binatang sepakat kalau
si anjing kecil itu adalah mahluk tak berguna dan tidak sanggup memberikan
kontribusi apapun kepada keluarga itu.
Terpukul oleh kecaman binatang-binatang lain, anjing kecil itu pergi ke tempat
sepi dan mulai menangis menyesali nasibnya, sedih rasanya sudah yatim piatu,
dianggap tak berguna, disingkirkan dari pergaulan lagi.....
Ada seekor anjing tua di situ mendengar tangisan tersebut, lalu menyimak keluh
kesah si anjing kecil itu. "Saya tidak dapat memberikan pelayanan kepada
keluarga disini, sayalah hewan yang paling tidak berguna disini."
Kata anjing tua itu : "Memang benar bahwa kamu terlalu kecil untuk menarik
pedati, kamu tidak bisa memberikan telur, susu ataupun bulu, tetapi bodoh sekali
jika kamu menangisi sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu harus menggunakan
kemampuan yang diberikan oleh Sang Pencipta untuk membawa kegembiraan."
Malam itu ketika pemilik ladang baru pulang dan tampak amat lelah karena
perjalanan jauh di panas terik matahari, anjing kecil itu lari menghampirinya,
menjilat kakinya dan melompat ke pelukannya. Sambil menjatuhkan diri ke tanah,
pemilik ladang dan anjing kecil itu berguling-guling di rumput disertai tawa
ria.
Akhirnya pemilik ladang itu memeluk dia erat-erat dan mengelus-elus kepalanya,
serta berkata : "Meskipun saya pulang dalam keadaan letih, tapi rasanya semua
jadi sirna, bila kau menyambutku semesra ini, kamu sungguh yang paling berharga
di antara semua binatang di ladang ini, kecil kecil kamu telah mengerti artinya
kasih........."
Jangan sedih karena kamu tidak dapat melakukan sesuatu seperti orang lain karena
memang tidak memiliki kemampuan untuk itu, tetapi apa yang kamu dapat lakukan,
lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya.....
Dan jangan sombong jika kamu merasa banyak melakukan beberapa hal pada orang
lain, karena orang yang tinggi hati akan direndahkan dan orang yang rendah hati
akan ditinggikan.
Sunday, August 5, 2007
Kisah Beruang Besar
mengapa beruang bertubuh besar??
Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dengan sabar di
tepi sungai deras, waktu itu memang tidak sedang musim ikan. Sejak pagi ia
berdiri disana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air. Namun, tak satu
juga ikan yang berhasil ia tangkap. Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya..
hup .. ia dapat menangkap seekor ikan kecil.
Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan, si ikan kecil itu meratap
pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."
"Mengapa ?: tanya beruang.
"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat
celah-celah gigimu," rintih sang ikan.
" Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.
"Begini saja, tolong kembalikan aku ke sungai, setelah beberapa bulan aku
akan tumbuh menjadi ikan yang besar, di saat itu kau bisa menangkapku dan
memakanku untuk memenuhi seleramu." kata ikan.
"Wahai ikan, kau tahu kenapa aku bisa tumbuh begitu besar?" tanya beruang
"Mengapa," ikan balas bertanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Karena aku tidak pernah menyerah walau sekecil apapun keberuntungan yang
telah tergenggam di tangan !" jawab beruang sambil tersenyum mantap.
"Ops !" teriak sang ikan
Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita
tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan
yang Tuahn berikan maka kesemapatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini
hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat
kita harus berucap :"Ohhhh... andaikan aku tidak menyia2kan kesempatan itu
dulu ..!!!?.
Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup
kita. Disaat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan; disaat
sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; di saat jatuh
selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; dan dalam kondisi terburukpun
selalu ada kesempatan untuk meraih kesempatan untuk meraih kembali yang
terbaik untuk hidup kita.
Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang
besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi
kempatan yang besar.
Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dengan sabar di
tepi sungai deras, waktu itu memang tidak sedang musim ikan. Sejak pagi ia
berdiri disana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air. Namun, tak satu
juga ikan yang berhasil ia tangkap. Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya..
hup .. ia dapat menangkap seekor ikan kecil.
Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan, si ikan kecil itu meratap
pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."
"Mengapa ?: tanya beruang.
"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat
celah-celah gigimu," rintih sang ikan.
" Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.
"Begini saja, tolong kembalikan aku ke sungai, setelah beberapa bulan aku
akan tumbuh menjadi ikan yang besar, di saat itu kau bisa menangkapku dan
memakanku untuk memenuhi seleramu." kata ikan.
"Wahai ikan, kau tahu kenapa aku bisa tumbuh begitu besar?" tanya beruang
"Mengapa," ikan balas bertanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Karena aku tidak pernah menyerah walau sekecil apapun keberuntungan yang
telah tergenggam di tangan !" jawab beruang sambil tersenyum mantap.
"Ops !" teriak sang ikan
Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita
tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan
yang Tuahn berikan maka kesemapatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini
hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat
kita harus berucap :"Ohhhh... andaikan aku tidak menyia2kan kesempatan itu
dulu ..!!!?.
Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup
kita. Disaat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan; disaat
sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; di saat jatuh
selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; dan dalam kondisi terburukpun
selalu ada kesempatan untuk meraih kesempatan untuk meraih kembali yang
terbaik untuk hidup kita.
Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang
besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi
kempatan yang besar.
Kisah Kadal
This is a true story that happened in Japan.
Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang.
In order to renovate the house, someone in Japan tear open the wall.
Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan
tembok.
Japanese houses normally have a hollow space between the wooden
walls.
Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang
terbuat dari kayu.
When tearing down the walls, he found that there was a lizard
stucked there because a nail from outside hammered into one of its
feet.
Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap
diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku.
He sees this, feels pity and at the same time curious, as when he
checked the nail, it was nailed 10 years ago when the house was
first built.
Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek
paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu
ketika rumah itu pertama kali dibangun.
What happened? The lizard has survived in such position for 10
years!?!!
In a dark wall partition for 10 years without moving,it is
impossible and mind boggling.
Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi
terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun,
tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan
tidak masuk akal.
Then he wondered, how this lizard survived for 10 years without
moving a single step - since its feet was nailed!
Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup
selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat
pada paku itu!
So, he stopped his work and observed the lizard,what has it been
doing and what has it been eating? Later, don't know from where
appears another lizard,with food in its mouth... AHHH!
Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal
itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat
bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain
muncul dengan makanan di mulutnya....AHHHH!
He was stunned and touched deeply. For the lizard that was stucked
by nail, another lizard has been feeding it for the past 10
years...*sob*
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal
lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10
tahun.
Such a love, such a beautiful love!!
Such love happened even on this tiny creature. What can love do?
It can do wonders!! Love can do miracles!!
Sungguh ini sebuah cinta...cinta yang indah. Cinta dapat terjadi
bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang
dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.
Imagine it has been doing it for a tiredsome 10 yrs, without giving
up hope on its partner. Imagine what a small creature can do that a
creature blessed with the brilliant mind can't.
Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti
memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan
yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.
I am touched when I heard this story.
And started wondering the relationship between them:
family, friends, lovers, brothers, sisters......
As the technology advances, our access to information become faster
and faster. But the distance between human beings, was it getting
closer as well?
NEVER ABANDON YOUR LOVED ONES.
Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir
tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, kekasih,
saudara lelaki, saudara perempuan.....
Seiring dengan berkembangnya teknologi, akses kita untuk mendapatkan
informasi berkembang sangat cepat. Tapi tak peduli sejauh apa jarak
diantara kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-
orang
yang kita kasihi. JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG
ANDA KASIHI!!!
Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang.
In order to renovate the house, someone in Japan tear open the wall.
Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan
tembok.
Japanese houses normally have a hollow space between the wooden
walls.
Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang
terbuat dari kayu.
When tearing down the walls, he found that there was a lizard
stucked there because a nail from outside hammered into one of its
feet.
Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap
diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku.
He sees this, feels pity and at the same time curious, as when he
checked the nail, it was nailed 10 years ago when the house was
first built.
Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek
paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu
ketika rumah itu pertama kali dibangun.
What happened? The lizard has survived in such position for 10
years!?!!
In a dark wall partition for 10 years without moving,it is
impossible and mind boggling.
Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi
terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun,
tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan
tidak masuk akal.
Then he wondered, how this lizard survived for 10 years without
moving a single step - since its feet was nailed!
Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup
selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat
pada paku itu!
So, he stopped his work and observed the lizard,what has it been
doing and what has it been eating? Later, don't know from where
appears another lizard,with food in its mouth... AHHH!
Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal
itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat
bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain
muncul dengan makanan di mulutnya....AHHHH!
He was stunned and touched deeply. For the lizard that was stucked
by nail, another lizard has been feeding it for the past 10
years...*sob*
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal
lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10
tahun.
Such a love, such a beautiful love!!
Such love happened even on this tiny creature. What can love do?
It can do wonders!! Love can do miracles!!
Sungguh ini sebuah cinta...cinta yang indah. Cinta dapat terjadi
bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang
dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.
Imagine it has been doing it for a tiredsome 10 yrs, without giving
up hope on its partner. Imagine what a small creature can do that a
creature blessed with the brilliant mind can't.
Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti
memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan
yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.
I am touched when I heard this story.
And started wondering the relationship between them:
family, friends, lovers, brothers, sisters......
As the technology advances, our access to information become faster
and faster. But the distance between human beings, was it getting
closer as well?
NEVER ABANDON YOUR LOVED ONES.
Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir
tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, kekasih,
saudara lelaki, saudara perempuan.....
Seiring dengan berkembangnya teknologi, akses kita untuk mendapatkan
informasi berkembang sangat cepat. Tapi tak peduli sejauh apa jarak
diantara kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-
orang
yang kita kasihi. JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG
ANDA KASIHI!!!
Thursday, August 2, 2007
KISAH KATAK KECIL
Pelajaran hidup No. 1
Pada suatu hari ada segerombol katak-katak kecil,...yang menggelar lomba lari
Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi.
Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan
dan memberi semangat kepada para peserta...
Perlombaan dimulai...
Secara jujur:
Tak satupun penonton benar2 percaya bahwa katak2 kecil akan bisa mencapai puncak
menara.
Terdengar suara:
"Oh, jalannya terlalu sulitttt!!
Mereka TIDAK AKAN PERNAH sampai ke puncak."
atau:
"Tidak ada kesempatan untuk berhasil...Menaranya terlalu
tinggi...!!
Katak2 kecil mulai berjatuhan. Satu persatu...
... Kecuali mereka yang tetap semangat menaiki menara
perlahan- lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi..
Penonton terus bersorak
"Terlalu sulit!!! Tak seorangpun akan berhasil!"
Lebih banyak lagi katak kecil lelah dan menyerah...
...Tapi ada SATU yang melanjutkan hingga semakin tinggi
dan tinggi... Dia tak akan menyerah!
Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara.
Kecuali satu katak kecil yang telah berusaha keras
menjadi satu-satunya yang berhasil mencapai puncak!
SEMUA katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini
bisa melakukannya?
Seorang peserta bertanya bagaimana cara katak yang
berhasil menemukan kekuatan untuk mencapai tujuan?
Ternyata...
Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!!
Kata bijak dari cerita ini adalah:
Jangan pernah mendengar orang lain yang mempunyai
kecenderungan negatif ataupun pesimis...
?karena mereka mengambil sebagian besar mimpimu dan
menjauhkannya darimu.
Selalu pikirkan kata2 bertuah yang ada.
Karena segala sesuatu yang kau dengar dan kau baca bisa
mempengaruhi perilakumu!
Karena itu:
Tetaplah selalu....
POSITIVE!
Dan yang terpenting:
Berlakulah TULI jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU
tidak bisa menggapai cita-citamu!
Selalu berpikirlah:
I can do this!
Berikan motivasi kepada teman-temanmu!
Karena teman yang baik adalah teman yang bisa saling
memberi motivasi satu sama lain.
Pada suatu hari ada segerombol katak-katak kecil,...yang menggelar lomba lari
Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi.
Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan
dan memberi semangat kepada para peserta...
Perlombaan dimulai...
Secara jujur:
Tak satupun penonton benar2 percaya bahwa katak2 kecil akan bisa mencapai puncak
menara.
Terdengar suara:
"Oh, jalannya terlalu sulitttt!!
Mereka TIDAK AKAN PERNAH sampai ke puncak."
atau:
"Tidak ada kesempatan untuk berhasil...Menaranya terlalu
tinggi...!!
Katak2 kecil mulai berjatuhan. Satu persatu...
... Kecuali mereka yang tetap semangat menaiki menara
perlahan- lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi..
Penonton terus bersorak
"Terlalu sulit!!! Tak seorangpun akan berhasil!"
Lebih banyak lagi katak kecil lelah dan menyerah...
...Tapi ada SATU yang melanjutkan hingga semakin tinggi
dan tinggi... Dia tak akan menyerah!
Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara.
Kecuali satu katak kecil yang telah berusaha keras
menjadi satu-satunya yang berhasil mencapai puncak!
SEMUA katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini
bisa melakukannya?
Seorang peserta bertanya bagaimana cara katak yang
berhasil menemukan kekuatan untuk mencapai tujuan?
Ternyata...
Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!!
Kata bijak dari cerita ini adalah:
Jangan pernah mendengar orang lain yang mempunyai
kecenderungan negatif ataupun pesimis...
?karena mereka mengambil sebagian besar mimpimu dan
menjauhkannya darimu.
Selalu pikirkan kata2 bertuah yang ada.
Karena segala sesuatu yang kau dengar dan kau baca bisa
mempengaruhi perilakumu!
Karena itu:
Tetaplah selalu....
POSITIVE!
Dan yang terpenting:
Berlakulah TULI jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU
tidak bisa menggapai cita-citamu!
Selalu berpikirlah:
I can do this!
Berikan motivasi kepada teman-temanmu!
Karena teman yang baik adalah teman yang bisa saling
memberi motivasi satu sama lain.
Teladan Harimau
Ikutlah Teladan Harimau
Seorang yang sedang melewati hutan melihat seekor serigala yang sudahlumpuh keempat kakinya. Ia ingin tahu bagaimana serigala itu dapathidup terus. Lalu ia melihat seekor harimau datang dengan membawakijang hasil buruannya. Harimau itu makan sepuasnya dan meninggalkansisa bagi serigala.
Hari berikutnya Tuhan memberi makan serigala dengan perantaraanharimau yang sama. Orang itu pun mulai mengagumi kebaikan Tuhan yangbegitu besar dan berkata dalam hati, "Aku juga akan menganggur dirumah saja dengan kepercayaan penuh kepada Tuhan, karena Ia akanmencukupi segala kebutuhanku.
"Ia melaksanakan niatnya berhari-hari lamanya, tetapi tidak terjadiapa-apa. Ketika orang yang malang itu sudah hampir mati, terdengarlahSuara, "Hai engkau, orang yang sesat, bukalah matamu terhadapKebenaran! Ikutlah teladan harimau dan berhentilah meniru serigalayang lumpuh!"
Seorang yang sedang melewati hutan melihat seekor serigala yang sudahlumpuh keempat kakinya. Ia ingin tahu bagaimana serigala itu dapathidup terus. Lalu ia melihat seekor harimau datang dengan membawakijang hasil buruannya. Harimau itu makan sepuasnya dan meninggalkansisa bagi serigala.
Hari berikutnya Tuhan memberi makan serigala dengan perantaraanharimau yang sama. Orang itu pun mulai mengagumi kebaikan Tuhan yangbegitu besar dan berkata dalam hati, "Aku juga akan menganggur dirumah saja dengan kepercayaan penuh kepada Tuhan, karena Ia akanmencukupi segala kebutuhanku.
"Ia melaksanakan niatnya berhari-hari lamanya, tetapi tidak terjadiapa-apa. Ketika orang yang malang itu sudah hampir mati, terdengarlahSuara, "Hai engkau, orang yang sesat, bukalah matamu terhadapKebenaran! Ikutlah teladan harimau dan berhentilah meniru serigalayang lumpuh!"
Subscribe to:
Posts (Atom)